1. Kontroversi adalah sesuatu yang menyenangkan
Kendati jadi sesuatu yang tak terhindarkan, Marquez berujar bahwa kontroversi merupakan sesuatu yang menyenangkan. Tentu, dengan catatan kita tidak menjadi pihak pertama yang terlibat dalam kontroversi itu."Pada akhirnya, jika kamu tidak terlibat di dalamnya, kontroversi jadi sesuatu yang menarik. Karena itu bisa memancing interaksi di media sosial. Kondisinya memang seperti itu sekarang ini," kata Marquez.
2. Penayangan konten kontroversial tetap harus diperhatikan
Meski senang dengan kontroversi, Marquez menyebut bahwa penayangan konten kontroversial di MotoGP, baik itu di televisi atau media sosial, tetap harus dibatasi. Sebab, dari sudut pandang pembalap, tayangan yang berulang bisa memberikan efek psikis."Contoh, bagi para pembalap, melihat diri mereka terjatuh berulang kali di balapan, adalah situasi yang sulit. Apalagi, ketika di seri selanjutnya, mereka harus membalap lagi. Tak perlulah penayangannya sampai diukang-ulang," kata Marquez.
3. Akhir MotoGP 2023 sempat menyajikan kontroversi
Pada 2023, kontroversi sempat terjadi dalam sesi latihan jelang GP Qatar. Kontroversi pertama melibatkan Pol Espargaro dan Marco Bezzecchi. Keduanya sempat saling potong, sampai akhirnya Bezzecchi menabrak ban belakang Espargaro sebanyak enam kali.Kontroversi kedua melibatkan Aleix Espargaro dan Franco Morbidelli. Keduanya kerap bersinggungan selama sesi latihan, sampai akhirnya Espargaro kedapatan menampar helm Morbidelli. Kontroversi inilah, yang disebut Marc Marquez, jadi bumbu di MotoGP.Agent DominoQQ Terbesar dan Terpercaya



